Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 2015

image search : https://jakarta45.wordpress.com/2014

                             Source Image : https://jakarta45.wordpress.com/2014

Tahukan kamu ? kaitan erat antar sejarah bangsa kita bangsa Indonesia dengan Islam, coba kita baca dan belajar lebih lanjut bersama-sama, dikutip dari fanspage berwawasan islam mikirositik.com saya mendapatka wawasan yang sangat bermanfaat, berkaitan dengan” Hubungan bendera Merah Putih dengan Nabi Muhammad SAW, tentu kita punya bapak proklamator yang sangat cendekiawan, pasti beliau lebih tau kenapa bendera indonesia merah dan putih, ternyata beliau menerapkan filosofi pada sejarah islam itu sendiri, dikutip dari perkataan Nabi Besar Muhammad SAW,

“Innallaha zawaliyal ardha masyaariqaha wa maghariba ha wa a’thonil kanzaini Al-Ahmar wal Abyadh” . “Allah telah menunjukan kepadaku bumi,” ujar sang Nabi “aku ditunjukan pula timur dan baratnya, Allah menganugerahkan kepadaku warna yang Indah, – Al Ahmar wal abyadh, – MERAH PUTIH” (Imam Muslim, Al Fitan, jilid X, hal 340.)

Rupanya dari situlah Filosofi Indonesia dibangun, yaitu dari Taulan kita Rasulullah, secara garis besar disinilah berarti Indonesia adalah negara dengan dasar Islam yang kuat. karena leluhur kita membangun bangsa ini saja dengan dasar sabda Rasulullah pemimpin umat islam. untuk itu kita sebagai umat islam di waktu maulid Nabi yang ke 12 marilah tidak lupa kita ucapkan salawat kepada Nabi kita, Kita harus bangga bahwa NKRI ini saja bercermin pada Rasulullah SAW.

Sejarah mencatat, selama 13 tahun di Mekkah (13 Agustus 610 M s/d 24 September 622 M), hanya 180 lelaki dewasa yang terang-terangan masuk islam, artinya dalam 25 hari hanya 1 orang penganut baru…

Tetapi setelah Nabi hijrah ke Yatsrib dan membangun basis Islam di perkampungan petani itu, selama 10 tahun di Madinah, sampai 21 Februari 632 M (106 hari sebelum Rasulullah wafat) sejarah mencatat pemeluk Islam di Madinah sebanyak 120000 orang, belum termasuk yang dari Mekah dan Arabia Selatan. Ini artinya tiap jam ada seorang pemeluk baru yang bersyahadat, memeluk Islam, bersaksi bertuhan Allah, berasul Muhammad..

Setelah setelah 14 Abad berlalu, maka inilah populasi pemeluk Islam sekarang! Pew Research Center dalam laporannya mengenai “Masa Depan Populasi Muslim Global” yang diterbitkan pada 27 Januari 2011, menyebutkan terdapat 50 negara yang mayoritas penduduknya Muslim. Sekitar 62% Muslim dunia tinggal di Asia Selatan dan Tenggara, dengan lebih dari 1 milyar penganutnya. Populasi muslim terbesar berada di Indonesia dengan lebih dari 200 juta atau 92% dari total populasi atau sekitar 12,7% dari Muslim di dunia. Tempat kedua diikuti oleh Pakistan yakni 176 juta (atau 11,0% dari muslim dunia), India 160 juta (10,9% dari muslim dunia), dan Bangladesh 145 juta (9,2% dari muslim dunia). Nigeria dan Mesir menempati urutan ke 5 dengan masing-masng 78 juta muslim, sementara Iran dan Turki menempati urutan ke-6 dengan masing-masing 73 juta populasi muslim. Sementara itu, negara yang – menurut sebagian besar orang – paling sering dikaitkan dengan Islam, justru memiliki populasi yang relatif kecil: Arab Saudi (25 juta), Afghanistan (28 juta) dan Irak (30 juta).

Dengan menengok data tersebut, kiblat muslim dunia adalah muslim Indonesia! Kebangkitan Islam yang ditunggu-tunggu, sekaligus ditakuti, adalah kebangkitan Islam dari Timur, dari Indonesia. Islam telah mengantarkan Bangsa kulit merah hidung mancung (Arab), bangsa kulit putih hidung bangir (Eropa), memimpin dunia. Maka Abad ini dan sesudahnya, adalah abadnya bangsa kulit sawo matang dan hidung pesek, yang akan memimpin dunia!

M Nahrowi  – dikutip : mikirositik.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *