Surat Untuk Nduk (17)

Tak apa, aku sudah tahu atau aku memang belum sadar. berbagai tanda, telah kau buat sebagai petunjuk. aku bisa apa ? aku tidak punya kuasa. ragaku saja pinjaman dari Tuhan. hartaku juga sama, pijakanmu juga. apa yang bisa aku perbuat lagi ? Kucoba berlari, kau diam kucoba diam, kau berlari. kucoba bertanya, kau memberi tanda … [Read more…]

Surat Untuk Nduk (16)

Tak bisa ku tidur, waktu sudah menunjukkan 03:00 WIB dini hari. harusnya aku istirahat karena pagi hari nanti aku harus kembali untuk berkarya. kunyalakan lampu kamarku yang awalnya kupadamkan. kumemikirkanmu, aku mengingatmu dan aku merindukanmu. seharunya aku tak seperti itu, seharunya waktunya kugelar sajadahku untuk memohon ampun atas segala dosaku, memohon kepada Sang Pencipta, bertemu … [Read more…]

Aku Berlari Mengejarmu, Tapi Kau Hilang.

Sepi membuatku berpuisi, kuteringat kata dari pak sudjiwo tejo. orang yang tidak berperasaan adalah, ketika hujan, sepi dan dia tidak berpuisi. kusebut kau rindu, sesuatu yang kucintai dulu, dan ku sekarang mencarimu. telah lama hilang. jalan sunyi disini. kemanakah kamu ? aku membutuhkanmu disini, aku tak sekuat baja. aku juga punya hati. sudah kucari kamu, … [Read more…]

Bolehkah Aku Berdoa Untukmu ?

Sepertiga malam masih terbangun seharusnya aku bertasbih dan meminta ampun bukan menuliskan cerita disini ataupun mengerjakan urusan dunia tapi, aku punya alasan lain aku sedang mencari ilmu aku sedang menuliskan ilmu aku sedang menyelesaikannya dalam lelah, dalam sepi aku teringat seharusnya ku ada disisimu menemanimu sebelum tidur namun sayang, waktu selalu tidak berpihak kepadaku hidup … [Read more…]

Surat Untuk Nduk (15)

Terimakasih, Terimakasih, Terimakasih sudah mengunjungiku meskipun sebentar aku gunakan itu sebagai modal bahan bakar untuk terus maju tak peduli bagiamana sulitnya meskipun akan butuh waktu yang lama aku sangat bersyukur kamu masih mengingatku.. semoga kau selalu baik disana. Terimakasih, rinduku.

Surat Untuk Nduk (14)

Sabtu pagi, Alhamdulillah, kucoba buat secangkir kopi untuk mengawali hari ini. karena kopi adalah minuman kesukaanku. semoga hariku juga menyenangkan dan juga bermanfaat. begitupun juga harimu, semoga juga kamu punya hari yang baik 🙂 kudengarkan lagu ini, lagi kesukaanku ketika aku sedang mengingatmu bukan mengingat untuk apa, hanya ingin mendoakan dari tempat yang jauh ini … [Read more…]

Surat Untuk Nduk (13)

Kau mungkin berada ditempat yang jauh,  bahkan ribuan kilometer dari tempatku menulis disini tapi.. ketika aku lihat langit aku ingat satu hal aku mengingatmu dan berdoa. semoga Allah selalu menjagamu dalam kebaikan Aku hanya bisa berdoa Aku tidak tahu, apalagi yang bisa aku lakukan selain berusaha dan berdoa ? aku khawatir.. Mungkinkah kau juga masih … [Read more…]

Surat Untuk Nduk (12)

Aku harus bagaimana lagi ? tak ada tanda apapun aku sudah berlari kemana-mana sampai aku terhenti, karena kelelahan adakah kau disana ? masihkah kau mendoakanku ? lama tak kudengar ceritamu, baru hari ini ketika aku berkata, aku menyerah.. lelah aku pasrah dengan takdir Tuhan kau muncul dipermukaan tapi, tak berani aku melihatmu aku takut.. aku … [Read more…]

Surat Untuk Nduk (11)

Sudah lama aku tak mengisi kolom ini aku kira aku sudah berhenti menuliskannya namun sepertinya aku masih menulis malam ini Lama tak ada kabar kukira kamu terlalu sibuk dengan kuliahmu kuliahnya orang hebat itu kukira kamu sengaja menghilang agar dicari kukira kamu memang sudah tidak butuh itu ternyata baru aku tahu kau terus sibuk berkreasi … [Read more…]

Surat Untuk Nduk (10)

Kau nampak hilang seperti ditelan bumi dimana-mana tidak ada sepertinya kau sangat sibuk ? atau jangan-jangan ah .. aku tidak mau berburuk sangka aku hanya takut kau seperti yang lainnya lama tak ada kabarnya tiba-tiba menebar undangan ah entahlah… Allah yang lebih tahu mana yang terbaik tapi.. apakah seperti itu ? bukankah Allah memberikan pilihan … [Read more…]