Tak apa, aku sudah tahu atau aku memang belum sadar.
berbagai tanda, telah kau buat sebagai petunjuk.
aku bisa apa ?
aku tidak punya kuasa.
ragaku saja pinjaman dari Tuhan.
hartaku juga sama,
pijakanmu juga.
apa yang bisa aku perbuat lagi ?
Kucoba berlari, kau diam
kucoba diam, kau berlari.
kucoba bertanya,
kau memberi tanda
kucoba bertanya lagi,
kau tegaskan, bahwa kau tidak.
Kau itu bagaimana ?
atau aku harus bagaimana ?
tapi kau diam.
semua sudut, tak ada jalan.
aku tak punya waktu untuk bermain.
bermain dengan teka-teki yang kau buat.
kau buat tanpa kepastian.
Jika kau bermain dengan ketidakpastian,
aku mungkin akan sabar,
tapi sayang, sabar masih bisa menanti
tapi waktu ? apakah bisa kompromi.
Bisakah kau membuat janji dengan seseorang,
tanpa kau tahu kapan waktu dan tempatnya ?
Bisakah ?
Sholatpun, punya waktu yang pasti.
tidak seperti ini.
rindu dan benciku.
tapi dalam hati, aku masih yakin.
Tuhanku adalah Tuhan terbaik, dan punya skenario terbaik untuk hambanya. Aku yakin itu.
M. Nahrowi – Anggrek, Palmerah 16.12.2017
