Sisa Hujan Kemarin . . .

Banyak cara untuk menceritakan hal yang terjadi dalam kehidupan seseorang, kita tau hidup ini semuanya ada lawan katanya, hitam – putih, sakit – sehat, sedih – bahagia, kanan – kiri, atas – bawah , dan lainya. Setiap hari kita perlu tafakuri hidup ini, agar kita tidak salah langkah, kita renungkan apa yang setiap hari kita lalui, apakah sudah benar ? apa masih ada yang perlu kita benahi, karena hidup itu dinamis dan perubahan yang terjadi adalah semua kehendak Allah, disitulah kita belajar untuk lebih Lapang Dada.

Kemarin adalah kenangan, esok adalah masa depan, dan hari ini adalah hadiah. Pernah mendengar ungkapan itu? Maksud dari ungkapan itu adalah bahwa kita wajib menikmati hari ini dan memperjuangkan hari esok, serta melupakan hari kemarin. Tapi sadarkah kamu bahwa hari ini adalah esok dari hari kemarin dan sejarah dari hari esok? Ternyata waktu memainkan banyak hal untuk kita.

Ia adalah kumpulan detik dan dirangkai dalam menit, jam, hari, minggu, dsb. Setiap hari merupakan kesempatan bagi kita untuk memperjuangkan kehidupan. Jadi hiduplah hari ini dengan sebaik-baiknya agar tidak menyesal di esok, dan tidak iri dengan kemarin. Seburuk apapun hari ini kamu hadapi, ini tetaplah bagian dari sejarah hidupmu. Seakacau apapun harimu, setidaknya kamu bisa memetik sebuah pelajaran berharga darinya dan berbuat lebih baik untuk masa depan. #hipwee

believe

“Kemarin, hari ini, dan esok adalah kado terindah untuk kita. Berikan yang terbaik semampu dirimu, nikmati dan bersyukurlah atas kesempatan yang kamu dapat di hari ini.”

Mungkin kamu juga pernah takut dengan adanya masa depan, namun coba pikirkan kembali. masa depan ada jika kamu melakukannya saat ini, seperti halnya apa yang akan terjadi beberapa menit nanti adalah hasil dari apa yang akan kamu lakukan sekarang, itu hanya contoh kecilnya, dan lebih luasnya adalah kehidupanmu. setiap hari, setiap minggu, setiap bulan, hingga tahun..semua dirangkai dari hal-hal yang akan dilakukan berbeda setiap harinya.

Lalu bagaimana jika kita gagal ditengah jalan disaat semua yang akan kita lakukan sudah kita buat ? Kecewa, sakit semua itu pasti akan kita alami jika kita memang punya harapan lebih, boleh saja kita berharap hanya saja, satu hal yang penting. Jika kita tidak ingin dikecewakan oleh harapan, mungkin kutipan ayat ini bisa jadi pedoma  hidup kita.

Wa-ilaa rabbika farghab – (QS: Alam Nasyrah: 8)
Artinya: Dan hanya kepada Tuhan-mu lah hendaknya kamu berharap.

Makna ayat ini sangatlah dalam untuk orang-orang yang selalu berharap pada dunia, Allah sudah menyebutkan bahwa, jika kamu berharap pada Dunia kamu pasti akan kecewa, karena Aku (Allah) yang memiliki Dunia ini, jadi mau sampai hari kiamat kita berharap pada Dunia, jika Allah sudah berkata untuk tidak, celakalah kita manusia.

Kita mungkin pernah salah kiblat, berharap panda dunia yang mana dunia adalah sebagian kecil kekuasaan Allah. apa jadinya bila dunia dibolak balikkan oleh Allah, akan jadi seperti apa kita. kita pasti akan ikut berbolak balik.

untuk itulah dalam penggalan ayat tersebut, menjelaskan, Hanya kepada Tuhan-mu kamu berharap. karena kita sadar, kita hanya manusia, semua daya dan upaya juga bukan milik kita, kita tidak punya apa-apa atas izin Allah. Jika kamu mau berlari ke penjuru dunia, kamu mau berlari kemana ? sedangkan seluruh semesta adalah milik Allah. mau berpijak dimana lagi, mau mencari kemana lagi ? sedangkan Allah akan selalu tau tempat kamu bersembunyi, mau berbohong ? sedangkan Allah lebih tau apa isi dari hatimu. mau sampai kapan kita berlarian bersembunyi sedangkan tempat persembunyian kita ibarat didalam ruangan kaca.

Tempat terbaik adalah sajadah dan quran kita, tempat kita kembali sebagai seorang insan yang hanya bisa berusaha dan berdoa, selebihnya untuk masalah hasil kita kembalikan kepada Allah.

Innalillahiwainnailaihirojiun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *