BOO, 1 Juni 2017.
Sudah 4 hari jempol dalam keadaan terbungkus kapas, dan rasa sakit belum kunjung sembuh. menurutku itu hal yang wajar dikarenakan luka yang ditimbulkan cukup dalam.
Entah kenapa, akhir ini semua begitu dalam kondisi yang serba sulit, hanya bisa mencoba menenangkan diri dan terus bersyukur bahwa Allah bisa membantu kita dalam kondisi ini. Berbagai permasalahan dalam pekerjaan tidak bisa diajak kompromi dengan kondisi saya yang sedang luka, meskipun luka terlihat sederhana ini mempengaruhi kepala saya yang selalu pusing. dalam kondisi yang seperti ini mana mungkin saya bisa berfikir dengan baik apalagi diperusahaan saya berkecimbung dengan berfikir dengan teknologi yang harus fokus.
Kondisi tubuh yang masih sempoyongan karena kurang darah, mata yang masih rabun, tangan yang masih luka, ditambah mental dan psikis yang mengalami hal serupa, membuat saya kehilangan motivasi untuk semua hal.
Sabar, hanya sabar yang dimiliki sekarang ini, apalagi ? tak ada yang bisa di upayakan saat ini. saya mencari doa apapun yang melambangkan suatu keadaan yang sangat terdesak, saya berdoa untuk itu.
Namun dalam pikiran saya sebenarnya ingin sekali mengabarimu, kondisiku saat ini… hei, apakah kamu masih sangat keras kepala, apakah kamu tau kondisi saat ini ? saya sakit… saya sakit.. apakah anda tak sedikitpun ingin tau bagaimana kabarku ?
Ya Allah, berilah hamba kesabaran untuk melalui semua hal ini.
”semua kejadian baik dan besar yg kita sebut keberhasilan itu,dicapai dgn menaiki tangga dari penyesalan -penyesalan dari rencana-rencana yg kta bangun”
