CGK, 6 JUNI 2017, Menulis merupakan suatu upaya menterjemahkan dan menuangkan apa yang ada di otak kita, apa yang ada didalam imajinasi kita menjadi suatu tulisan yang bisa kita baca dan kita pahami. itu menurut definisi saya sendiri hehe
Saya baru saja kepo blog favorit saya, siapa itu ? ya, pak budi raharjo yang merupakan seorang akademisi, blogger dan seorang technopreneur indonesia. tulisan yang apa adanya, bak seorang yang santai, low profile tidak kaku saya temui didalam tulisannya itu, meskipun beliau sudah profesor dan merupakan IT Expert Indonesia. gaya bicara dan lifestylenya sangat rendah hati, itulah yang membuat saya termotivasi.
So, saya sedikit membaca tulisan dari pak budi tersebut, yaitu tentang mahasiswa s1 dan s2 yang tidak bisa menulis, permasalahannya adalah, banyak orang indonesia yang salah mengartikan mengenai menulis itu, kebanyakan orang dituntut menulis hanya untuk mengejar gelar, S1 lah, s2 lah, tanpa mengartikan esensi sebenarnya menulis itu adalah jiwa, menulis itu adalah seni. saya yakin, setelah saya melihat berbagai refrensi mengenai bagaimana menjadi profesor dan bisa dapat gelar s3, disitu dijelaskan yang saya rangkum dalam 2 hal utama yaitu :
- Seorang profesor harus bisa memiliki kontribusi banyak dan original untuk kehidupan bangsa dan pengetahuan, nah.. dari sini sudah ketahuan, jika kita punya mental seorang yang suka meneliti, berkontribusi untuk banyak orang, bakat jadi profesor ini sepertinya, #amin doakan saya bisa jadi profesor hihi. disitu juga disebutkan bagaimana bisa berkontribusi yang baik, jika penyampaian dalam tulisan saja belum terbiasa. that the point, belajar banyak menulis, kan sudah banyak blog.
- Seorang profesor harus memiliki penelitian yang mendalam terhadap sesuatu hal yang belum pernah, ada. nah.. disinilah insting seorang inovator dituntut disini, bagi seorang inovator yang memiliki jiwa ingin beda, ingin punya karya yang belum pernah ada, disinilah tempat profesor, yang mana karya yang menjadi inovasinya itu kelak bisa menjadi solusi #ingatsolusi apapun yang bisa membantu orang lain.
Jadi the point sebenarnya, jika kita ingin berkarya, berkaryalah yang baik hingga punya manfaat untuk banyak orang, dan jika kita ingin berinovasi, inovasilah yang bermanfaat untuk orang lain, intinya itu kita punya visi dan misi ingin membantu kehidupan banyak orang.
Nantinya saya yakin, seorang profesor yang bener-bener jadi, adalah mereka yang benar-benar jadi manusia yang lebih baik, karena disitulah dia punya ilmu, punya manfaat untuk banyak orang. bukan sebaliknya gaya-gayaan karena punya gelar profesor. sepertinya seorang profesor yang beneran nantinya malah seperti manusia yang baik dan bermanfaat untuk sesamanya.
Jadi, sebenarnya menulis itu adalah suatu pelepas dahaga untuk orang-orang yang haus seperti saya, menulis itu passion, menulis itu harus, dan saya fikir seseorang lain juga harus punya jiwa penulis, tentunya mahasiswa dan seorang cendekiawan muda yang lainnya.
Semoga bagi yang baca ini. punya keinginan yang sama juga, mau jadi profesor maupun jadi seseorang yang bermanfaat bagi sesamanya. Amin
