Untukmu Rindu yang Sedang diPerjuangkan

Untukmu rindu yang sedang diperjuangkan.

Hallo, assalamualaikum…

Kamu yang sedang membaca tulisan ini, yang sedang ingin tau tentang sesuatu lalu di arahkan ke tulisan ini. Atau mungkin kamu, seseorang yang sengaja mengunjungi situs ini karena kamu ingin tau tentangku dan kabarku.

Izinkan aku memberitahukan bagaimana kabarku disini, hari ini hari selasa 13 juli 2017. Aku ingin menceritakannya dari aku mengawali pagiku,

Setelah santap sahur tenyata usahaku untuk tidur lagi gagal, untuk itu aku lanjutkan dengan hal lain diseperempat malam terakhir itu. Setelah itu aku coba untuk tidur agar pagi hari aku bisa lebih fit karena aku tau kalau hari ini saya akan melakukan integrasi sistem dengan pihak partner/vendor payment gateway. Belum lagi ada meeting dengan direktur mengenai perkembangan sistem dan strategi yang akan digunakan. Namun sayangnya tetap gagal untuk tidur, taukah kenapa ? sepertinya aku memikirkanmu…

Pukul 08:00 WIB vendor payment gateway sudah mengawali diskusinya di group whatapps. Tak enak jika aku tak menjawabnya, meskipun aku masih berbaring ditempat tidurku. Dan meskipun jam masukku harusnya masih pukul 09:00 WIB nanti. Daripada masih disini sedangkan  disini tak ada koneksi internet aku memutuskan untuk pergi ke kantor lebih awal dari biasanya.

Sesampainya dikantor aku langsung bergerak cepat untuk menyelesaikan integrasi system dengan pihak vendor. Kami terus berkomunikasi di group dan Tak sampai jam 11 direktur saya yang akan meeting datang. Namun, ternyata setelah melihat saya sedang sibuk dimeja saja, beliau memutuskan untuk masuk ke ruangan direktur keuangan yang lain untuk meeting hal lain. Waktu dhuhur sudah masuk, aku memutuskan untuk istirahat dengan pergi ke mushola untuk berjamaah di lantai 5 tempat  mall taman palem itu. Sesampainya disana ternyata sudah cukup banyak orang yang memang sengaja mengejar sholat jamaah bersama disitu. Setelah sholat aku ingin balik namun mata dan badan terasa sangat berat, ini pasti karena efek tidak tidur semalam, akhirnya aku coba istirahat berdiam diri disitu sambil mendengarkan orang-orang mengaji.

Akupun tertidur sejenak, meskipun hanya beberapa menit, aku terbangun… bukan, ini bukan masalah badan dan rasa kantuk, namun ini rasa rindu yang sedang kurasakan… iya, aku memikirkanmu…

Aku ambil seperangkat Alquran itu agar hatiku lebih tenang, lalu aku cob abaca ayat yang ada di surat isro’ aku baca beberapa lembar sampai aku rasa aku terasa kantuk kembali menyerang. Sedangkan waktu sudah menunjukkan pukul 13:00 WIB kurang 20 menit, yasudah aku mencoba duduk dan tertidur disitu dengan masih membawa alquran didadaku.

Cukup pukul 13:05 WIB, aku terbangun dan bergegas untuk kembali kekantor yang berada dilantai 1. Dari Setiap perjalanan yang aku lakukan, aku selalu terfikir tentangmu, bagaimana kabarmu ? aku tidak tau apakah pikiranku salah, namun ini semua terjadi begitu saja, aku masih rindu…

Sesampainya dikantor, direktur saya sudah memanggil dan mencari aku dimana, aku langsung menyaut “Disini pak, baik segera saya ambil Laptopnya”, aku naik kelantai 2 kantor untuk mengambil laptop yang berada dimejaku. Setelah itu, seperti biasanya, kita mengawali semuanya dengan berdoa bersama, meeting ini dihadiri oleh Direktur, Manager Marketing, Supervisor dan PIC IT Development (saya sendiri). Mungkin bisa disebut meeting untuk eksklusif management, aku presentasi di urutan ke 3 artinya presentasi terakhir untuk meeting ini. Karena supervisornya akan melakukan pengambilan barang ke supplier jadi dia lebih duluan. Meetingpun berlangsung hingga sudah sampai bagianku yang lebih membahas bagaimana hosting, keadaan website, keadaan status kerjasama dengan pihak lain, hingga perkembangan yang akan dilakukan.

“Kita mengalami case, yaitu kita akan melakukan migrasi hosting, otomatis kita akan memilih hosting yang dedicated server yang artinya hosting yang berdiri sendiri. Setelah memilih untuk provider Indonesia, ternyata permasalahannya adalah biayanya yang masih mahal, untuk itu kita mau coba server luar negeri seperti AWS atau Amazon Web Service”.

Itu adalah topik yang aku bahas dengan direktur dalam meeting kali ini, permasalahannya adalah kita belum punya ekperience untuk menggunakan AWS sedangkan AWS merupakan cloud server yang sering digunakan dibanyak Negara, mungkin memang terkenal seperti itu. Tidak bisa dipungkiri jika memang AWS Lebih baik daripada cloud hosting Indonesia, namun kendalanya adalah bagaimana maintenance dan mengawali untuk perpindahan hosting dari Indonesia ke AWS, kita hanya belum pernah melakukan itu, jadi kita belum bisa menganalisa resiko kegagalan apa saja yang akan ditemui. Diskusi yang cukup lama hingga waktu sudah menunjukkan pukul 16:30 WIB ketika semua sudah balik untuk persiapan berbuka, barulah aku selesai dengan point, kita akan melakukan migrasi ke AWS dengan waktu yang sesingkat-singkatnya. Ini tantangan, buatku.. aku belum pernah handle server AWS sedangkan kita tau, dengan server Indonesia saja, kita masih belum bisa membagi tanggungjawab dengan baik, alasannya kenapa ? alasannya aku menjadi WEB IT satu-satunya yang diberikan tanggungjawab untuk pengembangan website perusahaan dan itupun tidak hanya 1 website, bagiku itu pelajaran yang sangat berharga, karena disini aku seperti seorang pemilik website dan perusahaan itu, aku belajar banyak proses bisnis, belajar banyak teknologi yang tujuannya agar bisnis maju dengan efisiensi teknologi.

Apakah saya sudah pantas disebut CTO (Chief Technology Officer) ?

Mengingat yang saya lakukan adalah seperti itu, meskipun lingkupnya masih kecil dan masih berkembang. Namun sepertinya saya CTO. Hahaha saya hanya menghibur diri mencari pembenaran J

Terlepas dari situ, aku terdiam dan masih belum beranjak dari ruang meeting disaat semua sudah meninggalkan ruangan meeting. Aku membuka handphone dan mencoba menanyakan kabar tentangmu.

Hal itu membuktikan, aku masih memikirkanmu, meskipun profesi sepertiku sangat menyita pikiranku. Iya… aku masih memikirkanmu, aku tidak bisa berbohong pada diriku, bagaimanapun juga .. kamu adalah seseorang yang seharusnya aku perhatikan dan aku sayangi. Karena kamu akan menjadi ibu dari anak-anak kita nanti…

Mungkin Tuhan tak izinkan kita sekarang untuk bahagia, mungkin Tuhan masih ingin kita fokus dengan apa yang akan kita raih, mengingat kamu juga punya cita-cita yang mulia untuk negeri ini sama seperti aku. Kamu pernah bilang, bahwa kamu ingin jadi orang yang tidak biasa saja, ingin jadi orang yang bisa bermanfaat bagi banyak orang, ingin bisa memberikan inspirasi untuk Indonesia dll.

Itu semua sama sepertiku, kita punya mimpi yang sama, sama-sama punya mimpi ingin mengubah sesuatu menjadi lebih baik. Namun, sampai kapan aku, kita harus mencari pembenaran akan semua Ini ?

Dalam setiap doa, tak lupa aku panjatkan untumu, semoga kaupun sama.

 Semoga kita dipertemukan disebuah kisah, cerita, akhir dimana aku sudah tidak lagi memikirkanmu… namun aku sudah memikirkan banyak orang, memikirkan hidup orang lain, dan kita bertemu untuk melepas rindu didalam suatu waktu yang suci yaitu, menghalalkanmu…

Keyakinan hanya bertumpu pada Iman, keyakinan hanya bisa bertumpu pada kebenaran, yakinlah bahwa niat baik pasti ada jalannya, jika masih belum. Percayalah Tuhan punya rencana Indah untukmu.

 

  • Untukmu Rindu yang sedang diperjuangkan –

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *