Hanya bisa menuliskannya…
Terbangun dan sudah pagi hari, namun belum waktunya untuk makan sahur.
Alhamdulillah, masih diberikan waktu untuk bangun pagi ini, kumulai dengan diskusi mengenai project yang sedang saya dan rekan kampus selesaikan, ada sedikit ragu karena kita masih belum paham satu sama lain, disisi lain terkait project yang kita buat cukup menantang dan cenderung tidak biasa-biasa saja. Ya, kita mau buat skripsi kali ini sebuah sistem yang bermanfaat bagi semua orang khususnya yang pernah mengalami masa tunggu untuk mendapatkan pekerjaan.
Sekilas mengingat waktu dulu, waktu aku masih baru saja lulus dari perguruan tinggi dan aku merasakan ini sangat berbeda ketika waktu kuliah. Aku sedikit bingung, bimbang, mau dimulai darimana untuk mencari pekerjaan, hal itu sama sekali belum aku rencanakan karena waktu itu planningku hanya setelah ini aku mau melanjutkan ke universitas dan pengennya kalau tidak di IPB ya di UI, sangat egois sebagai seorang yang baru lulus, mudah memang dikatakan namun memang pasti diterimapun aku juga belum tau, dari situlah aku belajar dan mendapatkan pelajaran, bahwa hidup itu tak selamanya seperti yang kita pikirkan, terkadang dia juga berbohong, terkadang dia berkhianat, terkadang dia pergi tanpa alas an. Semua hal itu harus siap kita terima dengan dasar itulah ujian kesabaran dan kehendak Allah.
Aku masih ingat betul, ketika aku setelah dinyatakan lulus dari kampus kota hujan itu, aku masih belum tau aku mau jadi profesi apa ? waktu dikampus berbagai ilmu aku pelajari, namun tidak ada satupun yang benar-benar aku kuasai luar dan dalam. Ada multimedia, ada jaringan computer, ada programming hingga wirausahapun ada.
Namun setelah aku lulus, aku tak punya portofolio apapun, hanya hasil tugas akhir yang bisa jadi modalku melamar pekerjaan, namun ada kendala waktu itu. Apa ? topik yang aku ambil dalam tugas akhir adalah tentang mikrokotroler dan perangkat hardware berbasis mikro, yang mana waktu itu memang masih belum banyak perusahaan yang menggunakannya (tahun 2016-2017 dikenal dengan IoT).
Waktu itu kita belajar tentang bagaimana sebuah hardware bisa bekerja sendiri yang tujuannya adalah membuat suatu sistem smart city yang bisa menggantikan atau mempermudah pekerjaan manusia. Namun setelah aku melamar kemana-mana aku mendapati kebingungan, kebingungan mengenai profesi apa yang sebenarnya akan aku lamar. Disitulah saya berfikir keras lagi, karena profesi yang seperti tugas akhirku tadi masih belum banyak diindonesia, mungkin belum banyak. Sekarang saja semua berbasis IoT dan booming, padahal dulu belum seperti itu.
Setelah melamar kemana-mana, 1,2,3 perusahaan memanggilku. Itupun karena sertifikat CISCO yang pernah aku dapatkan di kampus, karena begitu kosong portofolio yang aku tulis disitu. Hanya lulusan Kampus yang mempelajari ilmu ini, bisa ini bisa itu, sertifikat hanya 1 yaitu CISCO selain itu karya hanya Tugas akhir tadi. Sangat sedikit yang bisa ditawarkan.
Setelah aku coba wawancara disalah satu perusahaan yang pernah aku dengar waktu itu, kalau kalian maniak download, mungkin pernah dengat indowebster.com yang sekarang sudah tidak aktif lagi. Dulu aku dapat panggilan disitu dan mendapatkan tawaran jadi junior network. Namun, setelah melihat testingna sepertinya itu bukan aku, dan aku pasti tidak diterima disitu. Ada hikmahnya. Tapi bukan itu yang terpenting dalam pertemuanku dikantor indowebster itu. Lalu apa ?
Waktu interview aku bertemu dengan Manager IT langsung disitu, dia sepertinya benar-benar tau mengenai pribadiku yang waktu itu masih polos, pemalu, belum berani dll. Ada satu pesan yang dia sampaikan khusus buatku waktu itu, yang mungkin yang cukup teringat dan berpengaruh sampai saat ini.
“Kalau kamu tidak berani bermimpi, kalau kamu tidak berani menunjukkan mimpimu kepada orang lain, bagaimana orang lain tau tentang niat baik yang ada di hatimu ? boleh kamu pendam, namun siapa orang yang akan tau ? suatu saat kamu harus bicara didepan, didepan banyak orang untuk menunjukkan bahwa ini adalah niat baik saya. Seorang pembuat meja yang hasil pekerjaanya sekarang dijual di berbagai toko mebel dengan label tertentu, apakah pembeli tau kalau dia yang membuatnya” tentunya tidak, karena meja itu sudah diberikan label dengan nama suppliernya.
Tahukah ? sedangkan yang membuat meja itu bukan supplier tadi, namu yang membuatnya adalah di bapak tadi dengan kerja keras keterampilan tangganya.
Dari situ bapak itu menyimpulkan, bahwa. Jika kamu yakin yang akan kamu lakukan itu baik untuk banyak orang, lakukanlah.. jangan takut gagal dan ditinggalkan. Aku yakin, orang sepertimu bisa jadi orang hebat dimasa mendatang.. karena kamu punya mimpi dan jiwa social untuk membantu banyak orang yang besar. Ingat pesanku, beritau orang lain jika kamu punya niat yang baik untuk mewujudkan sesuatu.
Semenjak itu, setelah sudah 3 kali interview sepertinya tidak ada yang sesuai dengan profesi dan kemampuanku. Darisitulah aku mulai berfikir untuk cari jalan keluar lain. Rasa sedih dan khawatir aku rasakan setiap malam, iya .. aku setiap malam tak pernah bisa tidur karena aku berfikir aku sudah kuliah 3 tahun, namun aku belum bisa menghasilkan apa-apa, semua beban ada tertumpuk dalam satu pikiran waktu itu.
Namun saat kondisi tersulitku seperti itu, Gianda orang yang sempat berada disampingku selalu memberikan semangat dengan caranya sendiri. Aku beruntung bisa mengenalnya waktu itu, dia selalu memotivasiku disaat yang lain tidak, dia selalu menemaniku siang dan malam disaat dia juga sibuk dengan tugas-tugasnya. Aku bersyukut telah ditemukan dengan dia…
Saat itu dia aktif di organisasi Tax Center, dari situ aku ditawari suatu project dari kampus. Yaitu membuat suatu sistem untuk keperluan voting. Lebih tepatnya mereka mau voting dengan menggunakan website dan tidak menggunakan kertas. Aku belum pernah buat waktu itu, tapi aku coba terima, aku sempat kesulitan dan merasa stress, namun Gianda marah, dia bilang.. yaa, kamu harus semangat. Kalau gak mau ya udah, ini kan kesempatan buatmu mas. Okey, aku usahain.
Siang dan malam aku kerjakan, sebisaku, semampuku. Berbagai tekanan mental aku terima. Karena aku hanya berada didepan komputer siang dan malam, makanan yang membantuku untuk tetap hidup adalah Indomie dan kopi. Hidupku sudah seperti zombie.
Banyak orang selalu bertanya, udah kerja dimana ? udah kerja dimana ? udah lulus ? aku tau bagaimana rasanya seseorang ditanya mengenai pekerjaanya. Itu adalah perkataan yang menyakitkan. Karena orang hanya tau kita belum bekerja, sedangkan kita sedang berusaha dan kita belum berhasil, namun kita terus berusaha. Banyak orang tidak tau getirnya bagaimana kita sedang berusaha untuk lebih baik.
Setelah cukup 1 bulan project itu selesai, aku berencana untuk pergi kekampung inggris untuk mendapatkan pemahaman dan melatih skill mengenai bahasa inggris. Namun tepat waktu keberangkatanku waktu itu, project tersebut harus sudah dipresentasikan. Sedangkan aku sudah memesan tiket dan tiketnya bertempatan dengan penggunaan sistem itu. Disitulah aku minta bantuan Gianda, dia membantu untuk instalasi sistemnya, hingga menaruhnya untuk presentasi. Terimakasih banyak untuk ada dia, jadi sedikit lebih tenang.
Setelah presentasi selesai dan voting berhasil dengan menggunakan sistem tersebut. Aku mendapatkan kabar yang bagus yang buatku senang. Apakah itu ? ternyata aku mendapatkan sertifikat web developer dari direktorat jendral pajak jawa barat. Alhamdulillah, itu akan jadi portofolio mahal buatku dan sangat berharga. Namun kondisiku sekarang masih di Kediri, kampong inggris bersama rekanku gefri.
Cukup sudah satu bulan aku disini, lalu aku kembali lagi ke bogor, aku ingat profesiku sekarang masih status jobless, dan masih mencari pekerjaan. Hidup lontang lantung, uang gak punya, masih minta sama orang tua, tapi melihatnya juga tidak tega. Posisi yang buat tekanan mental dan dalam kesulitan.
Aku coba menenangkan diri, ketika kembali kebogor aku fokus untuk memperbaiki ibadah, siang dan malam sambil belajar mengenai website pada waktu itu. Aku sudah tidak tau mau milih profesi apa, bingung mau menekuni bidang apa,akhirnya aku memulai dengan mencoba mempelajari sesuai dengan yang aku sukai. Yaitu aku ingin membuat toko online, dari situlah aku belajar sedikit-sedikit, siang dan malam sembari terus memperbaiki ibadah. Karena waktu itu aku suka pentas musik dan gitar, aku coba untuk buat website gitar. Ya, dimulai dari yang aku sukai….
Aku pelajari, sedikit demi sedikit caranya buat website, ya pelan-pelan aku mulai paham alurnya seperti apa, dari situlah aku mulai menemukan keasyikan dan ketertarikan dengan yang namanya website. Darisitulah aku terus menerus pelajari seluk beluknya membuat website kita bisa dilihat banyak orang, karena aku masih belajar dan apalagi aku belajar sendiri. Setelah sekiranya sudah bisa aku coba buat website dengan namanya satugitar.com waktu itu. Namun aku belum sempat untuk membeli nama domainnya, karena aku masih belum ada supplier gitar untuk ditampilkan diwebsite. Darisitulah aku pelajari jenis website yang lainnya satu persatu.
Setelah cukup sekitar 1 bulan waktu itu, aku menemukan ide baru mengenai akan buat website dengan jenis berbeda, aku mencoba membeli sebuah domain atau biasa disebut nama alamat website, waktu itu namanya www.wartaipb.com ceritanya aku ingin suatu website yang isinya mendokumentasikan aktifitas dan informasi yang ada disekitar kampus yang tidak dimuat diwebsite ipb resmi. Hal itu sebagai media informasi untuk orang-orang yang ingin mendapatkan informasi lebih dekat antar mahasiswa saja. Darisitulah aku coba buat, setiap hari aku isi informasi sekitar kampus yang aku temui, yang aku rasa itu bermanfaat untuk disebarkan ke orang lain.
Semua aktifitas itu aku lakukan siang dan malam setiap hari, aku tau ini sedang dalam proses belajar. Berbagai tekanan mengenai kapan kamu kerja, kapan kamu ini dan itu mulai muncul, hal itu semakin memberatkan langkah, namun aku yakin. Saya sedang salam koridor saya, saya sedang dalam proses, aku yakinkan diri dengan beribadah. Ketika aku sudah cukup punya website yang aktif waktu itu, aku coba melamar lagi ke perusahaan, waktu itu aku coba melamar sebagai video editor, karena dulu ilmu yang lebih aku kuasai adalah video editor, sedangkan website sekarang sudah saya jadikan hobi.
Alhamdulillah, aku mendapatkan panggilan waktu itu. Langsung diminggu itu, datanglah aku kepada interview itu. Ya, aku datang sebagai profesi video editor. Namun ternyata HRD memanggilku bukan karena posisi itu, namun karena portofolio yang aku punyai kebanyak mengenai website, sertifikatpun juga mengenai website. Darisitulah HRD tertarik untuk memanggilku, karena kamu punya skill mengenai website yang sudah punya portofolio, dan punya sertifikat. Untuk yang cetak tebal tolong bisa dicatat. Itulah sebenarnya kuncinya. Ternyata seoran HRD bisa tertarik dengan CV mu itu karena hal tersebut, meskipun dia melihat Lulusan Universitas mana, hanya saja buat apa lulusan bagus jika kamu tidak bisa apa-apa ? Think Again.
Singkat cerita, dari profesi yang tidak disengaja itu, saya belajar banyak diperusahaan ini dari web admin, web design, web developer, hingga webmaster saya pernah jalani pahit manisnya, hingga sekarang genap hampir 2 tahun lebih saya menjalani profesi sebagai Web Consultant diperusahaan yang lebih dari 1 PT tersebut, saya handle 4 Perusahaan untuk menangani Infrastruktur website dan pengembangannya strategisnya. Saya percaya semua itu ada prosesnya. Ada waktunya, selama kamu masih berjalan pada keyakinan dan koridormu kamu akan berhasil, asalkan kamu terus berjalan dan yakin.
Buat kalian yang sedang mencari pekerjaan, semua itu butuh proses dan semua terjadi dengan berbagai cara yang tidak kalian tau nantinya, yang terpenting. Persiapkan diri, pantaskan diri terlebih dulu, jika semua sudah siap. Insyaallah dengan usaha dan doa maka semua akan ada hasil terbaik untuk prosesmu.
Semoga Coretan ini bermanfaat, maaf jika banyak kurangnya karena juga bukan seorang penulis. 🙂
