BOO 18 JUNI 2017,
Sedikit ingin menulis pagi ini, ditemani secangkir coklat dan biskuit sebelum imsak. bukan hal tentang metode penelitian ataupun resume mengenai suatu teknologi melainkan sebuah cara evaluasi diri dengan cara menulis. menulis bagi saya adalah salah satu cara untuk menuangkan suatu gagasan dalam teks / kalimat yang bisa dipahami dan diingat kembali. bisa juga hanya sekedar menuangkan aspirasi untuk menenangkan diri. (seperti saat ini).
Beberapa point yang ingin saya tuliskan disini adalah tentang topik yang berhubungan dengan kehendak Allah yang Maha Bekehendak, semua yang ada di Alam semesta ini adalah atas kehendakNYA.
Dimulai dari seorang kisah yang saya lihat divideo berikut ini :
Diceramah itu ceritakan bahwa Imam Bin Hambal (IMAM Ahmad Bin Hambal (164-241 H), salah satu ulama madzhab 4, berasal dari Bagdad) pada suatu waktu beliau bepergian dan berhenti disuatu masjid untuk menunaikan sholat isya’. setelah selesai sholat isya beliau lantas ingin istirahat disitu, namun pada saat beliau hendak beristirahat disitu marbot masjid menyuruh beliau untuk tidak disitu, karena masjid akan ditutup dan tidak boleh ada orang yang tidur dimasjid. singkat cerita beliau disuruh pergi sampai akhirnya ada pedagang roti yang berada tidak jauh dari masjid yang memanggilnya. Hai Syeh.. kemarilah, kamu bisa istirahat disini, dibelakang tempat jualanku ini ada tempat yang biasa saya gunakan sebagai tempat istirahat. tidurlah disitu, Kata pedagang roti tadi.
Kemudian pedagang roti tersebut terus melanjutkan membuat adonan roti dan memecahkan telur untuk adonan, sambil memecahkan telut, Imam ahmad menemui hal unik pada pedagang ini, apa itu ? ketika memecahkan telurnya, pedagang telur ini terus mengucapkan istigfar terus menerus, kecuali ketika ia diajak untuk bicara.
Lalu Imam ahmad bertanya padanya, sudah berapa lama pak kamu melakukan seperti itu pak ? pedagang itu lalu menjawab, saya sudah sejak usia muda dulu pak.
Lalu imam ahmad, bertanya lagi. apa saja yang anda dapatkan dari itu ? pedagang itu menjawab, doa saya selalu dikabulkan Allah apapun yang saya minta, tapi ada 1 doa yang masih belum terkabul hingga saat ini.
Apakah itu ? saya berdoa ingin bertemu Imam Ahmad, Subhanallah.. Allahu Akbar, Saya Imam Ahmad bin Hambal, berarti Saya memutuskan untuk bepergian disini, saya singgah dimasjid, lalu saya memutuskan untuk sholat dimasjid, hingga saya diusir dari masjid yang akhirnya saya bisa disini di tempat daganganmu itu adalah karena Doa dan Istigfarmu ? Subhanallah … Allah Maha Besar, Allah benar-benar mengabulkan permintaan Hambanya.
Apapun yang Hambanya minta pasti bisa dikabulkan termasuk hal yang tidak bisa masuk akal seperti ini, doa bapak terkabul karena bapak selalu melakukan Istigfar.
Setelah menonton video tersebut, hati saya tergerak untuk yakin, bahwa Allah itu pasti mengabulkan doa kita, Allah itu punya banyak cara untuk mengabulkan doa kita. hingga sampai-sampai Doa seseorang yang tulus, bisa mendatangkan seorang Imam Ahmad Bin Hambal ke seorang pedagang yang terus mengucapkan istigfar dan berdoa untuk ingin dipertemukan oleh Imam Bin Hamdal yang mana padahal hal itu kemungkinan terjadi kecil, namun atas izin Allah, semua itu bisa dibuat mungkin dengan cara yang sangat indah.
Bagi kita sesama muslim, yang sedang berdoa, yang sedang dalam penantian, yang sedang menunggu, yang sedang berjuang, yang sedang memperjuangkan, yang sedang berharap sesuatu yang tidak pasti. marilah, kita tenangkan diri kita, yakinkan diri kita kebesaran Allah dan Kehendak Allah itu nyata, teruslah untuk berdoa dengan tulus teruslah memohon kepada Allah, teruslah berharap kepada Allah, dan teruslah mohon ampun PadaNYA.
Sekian saya akhiri, karena adzan sudah berkumandang. adzan subuh. 🙂
