BOO, 1 JULI 2017
Alhamdulillah, pagi ini begitu lelah sekali rasanya, karena habis beres-beres kontrakan yang berdebu karena sudah lama tak ada manusia disini. meskipun hanya beberapa hari, namun sangat berbeda sekali rasanya. kepala masih pusing mungkin karena sedikit masuk angin terlambat makan pagi ini.
Barusan buka laptop, colok headphone dan buka blog buat nulis hari ini, adzan ashar telah berkumandang, sudah waktunya sholat ashar. setelah ini saya ada meeting di daerah tebet, melanjutkan project skripsi yang harus tetap diperjuangkan, meskipun kepala nyut..nyutan. tapi kalau dimanjain nanti malah gak jalan.
Okey, saya mau sedikit menceritakan akhir perjalanan kemarin, ceritanya lanjutan dari artikel yang singgah di cafe loko surabaya. Lihat disini. kurang afdol rasanya ceritanya tak sampai selesai endingnya.
Setelah kemarin menunggu hampir seharian di cafe loko dan di stasiun gubeng, akhirnya setelah cukup sore, saya bergegas untuk ke bandara juanda terminal 1. setelah pesen go-jek saya pergi keluar stasiun untuk bertemu dengan orang gojeknya. setelah ketemu dengan abangnya, naiklah saya. perjalanan cukup memakan waktu sekitar 45 menit dari stasiun gubeng ke bandara juanda terminal 1. Setelah sampai sana, barulah aku bergegas mencari dimana terminal 1 yang dimaksut, karena sudah lama tak naik pesawat jadi agak sedikit mencari-cari.
Ada sedikit catatan buat saya yaitu disini ada hal yang aneh. di tiket kan tulisannya terminal 1 (aja). namun di juanda adanya hanya tulisan 1a ataupun 1b. mungkin saya yang belum tau.
Akhirnya, saya memutuskan untuk menunggu di terminal 1A, namun ada sedikit bertanya nih, terminal 1A hanya untuk pesawat citilink kalau gak salah, sedangkan pesawat saya lion Air, saya kemudian memutuskan untuk jalan-jalan cari informasi, nah, saya nemu tulisan bahwa untuk lion air dia ada di terminal 1b.
” Saran dari Saya, Sebaiknya pada tiket pesawat ditulis dengan jelas, terminal 1a ataupun terminal 1b, agar orang awam seperti saya tidak bingung. soalnya ketika dibandara yang ada hanya tulisan terminal 1a dan 1b lalu terminal 1 yang mana ? menurut saya informasinya alangkah baiknya di detailkan.”
Selagi saya menyusuri dari ujung ke ujung, saya mengerti, memang terminal 1 yang dimaksut di tiket saya tidak ada, yang ada hanya terminal 1a ataupun terminal 1b. akhirnya setelah saya sampai pada ujung terminal 1b. saya mulai lapar. maklum karena pagi agar kesiangan berangkatnya agar tidak ketinggalan kereta ke surabaya. akhirnya hanya makan mie sama roti O.
Saya melihat ada warung jualan soto, rawon dan sebagainya, pokok makanan khas jawa timur deh. mantep sepertinya. dan kelihatannya harganya cukuplah. disinilah kesalahan saya hahaha.
Peringatan buat saya pribadi :
“Jangan beli teh tawar di bandara, jangan beli soto dibandara karena harganya bisa beli kfc dua porsi. kecuali anda benar-benar terpaksa harus beli. “
Sebelum memutuskan beli di warung soto tersebut saya sebenernya ada pemikiran buat mencari kfc ataupun makanan yang sudah pasti aja. namun disitu yang ada adalah AW dan saya kurang begitu suka. yasudah akhirnya saya beli diwarung soto tersebut.
Saya datang, dan dilayani dengan baik disitu. saya pesen 1 soto, 1 nasi dan teh tawar hangat. sambil menunggu check-in bandara dan sambil istirahat saya menikmati soto disitu. kurang lebih sampai 1,5 jam diwarung itu. akhirnya saya rasa sudah waktunya check-in masuk untuk menukarkan tiket.
Okey, disinilah bermulai.
pak saya mau bayar. oh iya pak. bayarnya di kasir sebelah sana ya pak. oh iya. jawab saya.
halo mbak, saya mau bayar, oh iya pak jawab orangnya kasir.
1 soto, 1 nasi sama teh tawar anget ya pak.
Iya mbak, jawabku..
Semua totalnya 53 rb pak. nasinya 10.000, sotonya 35 rb, teh tawarnya 8 rb.
Subhanallah, langsung perut ini berdizkir. harga ini sudah cukup untuk beli 2 porsi kfc sampai jakarta ini hahaha
Dalam hati ketawa nyesek, yasudahlah buat pelajaran saja, semoga awet sampe jakarta pikirku.
Ini ceritanya seperti nulis tutorial bagaimana cara naik pesawat dari juanda surabaya.
Setelah selesai itu, saya lanjutkan untuk bergegas check-in. masuk ke pintu masuk pertama, dengan menunjukkan tiket, bisa menggunakan e-ticket via handphone. selanjutnya akan dilakukan pengecekan sinar x. jaket, ikat pinggang, handphone dan dompet harap dimasukkan ke tas saja agar lebih enak.
Karena tas kita akan dimasukkan ke mesin scannner, sedangkan kita juga masuk sendiri ke mesin pengecekan.
Setelah itu, selanjutnya kita mengambil barang kita yang sudah selesa di scan, habis itu kita menuju ke petugas penukaran e-ticket menjadi tiket. disitu sudah banyak get penukaran sesuai dengan nama maskapainya. tunjukkan e-ticket san ktp saja. setelah itu akan ditanya, bawa barang apa tidak dll. jika tidak maka petugas akan memberikan tiketnya dan memberitahukan dimana get kita masuk.
Saya kemarin get 3, jadi setelah itu saya mencari get 3. setelah ketemua disitulah banyak orang yang mau nunggu pesawat. ya seperti peron gitulah. proses menunggu sepertinya memakan waktu kurang lebih 1 jam – 1,5 jam.
Setelah waktunya kurang 15 menit sesuai tiket, saya mencari dimana pintu masuk ke pesawat, disitulah saya tanya masuknnya dimana pak untuk pintunya. akhirnya ketemulah. kalau pintunya di get 4b. saya masuk ke pesawat. bl bl bla.
<!– perjalanan dari get 4b ke pesawat, sulit untuk diceritakan–>
Perjalanan memakan waktu 2 jam lebih yang akhirnya sampai di bandara soekarno hatta pukul 21:30 WIB dari berangkat 19:15 WIB. ada sedikit keterlambatan karena cuaca.
Alhamdulillah, karena kondisi cuaca malam yang agak mendung membuat saya juga agar waspada. namun alhamdulillah. akhirnya pukul 21:30 WIB saya turun di bandara CGK,

Alhamdulillah.. Perjalanan saya berakhir di CGK, pesen grab sampai kosan lalu tidur.
