CGK, 12 JUNI 2017
Bismillahirrahmanirrahim,
Alhamdulillah, pagi-pagi sudah bisa sarapan ditemani dengan secangkir kopi, setelah semalam nginep kantor karena hujan lebat yang memaksa saya dan rekan kerja nginep di kantor.
Mengutip dari ceramah ustad khalid basamalah yang sedang menceritakan kenapa Allah tidak mengabulkan doa seseorang karena bisa jadi doa itu tidak baik untuknya. diceritakan disitu terdapat cerita seorang yang sangat soleh, berilmu yang sudah melamar seorang wanita dan akan melangsungkan pernikahan 30 hari mendatang. namun, sebelum hari itu tiba wanita itu tiba-tiba membatalkan pernikahan, lelaki ini bertanya kepada mertuanya, kepada dia namun dia tetap tidak mau begitu saja. sampai akhirnya diapun terus berdoa kepada Allah, ya Allah kembalikanlah dia kepadaku, setiap selesai sholat dia merengek kepada Allah, sampai ketika dia berdoa, banyak orang yang tau bahwa begitu tulusnya doa orang ini, orang lainpun ikut berdoa. Ya Allah, kabulkanlah doa orang tersebut. hal itu hingga hari pernikahan yang seharunya dilakukan itu datang.
Setelah hari pernikahannya lewat, lelaki tersebut mendapati bahwa wanita tersebut dilamar oleh orang lain, dan diterimanya lamaran tersebut. ya sudah, sudah tidak boleh berdoa bagi lelaki itu. dia begitu pasrah dengan apa yang menimpanya, karena itu adalah wanita yang dicintainya.
Setelah kemudian berlalu, selang sekitar 1 bulan, apa yang Allah tunjukkan ? bulan pertama ternyata wanita yang sudah menikah dengan orang lain tadi, mendapati terkena kanker yang ada di dadanya sebelah kiri, bulan berikutnya kanker itu menyebar ke dadanya sebelah kanan, yang menyebabkan harus segera diamputasi.
Bulan berikutnya lagi, penyakitnya menjalar sampai ke otak. Subhanallah, kita bisa bayangkan berarti suami yang sekarang ini bisa dikatakan tidak menikmati pernikahannya, hanya menjadi pengasuhnya saja.
Bayangkan jika seorang lelaki yang sholeh tadi jadi menikah dengannya, apakah dia akan merasa bahagia dengan kondisi yang seperti itu ? Allah menyelamatkan lelaki itu dari Keburukan, baru tau ketika sudah terjadi.
That the point : Kita tidak tau mana pilihan, yang mana yang terbaik untuk kita, ketika kita sangat menginginkan sesuatu, namun ternyata Allah berkata tidak, Allah berkata jangan, kita terkadang merasa sedih dan marah kepada Allah karena apa yang kita inginkan tidak tercapai, namun dibalik itu semua, coba kita melihat dari sisi kebaikan dari diri kita, apa maksut dari itu.. kita bisa ambil pemikiran, mungkin ini bukan yang terbaik untuk kita, mungkin ini akan berakibat buruk kepada kita. intinya Allah punya cara sendiri untuk menyayangi kita.
Ketika anak-anak kecil dilarang untuk bermain kembang api, padahal itu yang kita sukai, yang dipikirkan orang tua adalah bagaimana jika nanti kembang api itu melukaimu, makanya tidak diperbolehkan. karena orang tua lebih tau akibat apa yang akan ditimbulkan daripada kita sendiri yang sedang melakukannya apalagi melukainya.
Entahlah siapa yang beruntung,
Orang yang berdoa lalu dikabulkan, meskipun itu tidak baik untuknya atau.
Orang yang berdoa, lalu tidak dikabulkan untuknya karena menurut Allah itu tidak baik untuknya.
Mana yang lebih Allah sayang ? Mana yang lebih Beruntung ?
Hanya Allah yang lebih tau, semoga kita selalu dalam lindungan dan kasih sayang Allah. Amin
Semoga bermanfaat 🙂
