Izinkah Aku Berharap

Assalamualaikum,

Pernah gak sih ngerasa rindu ? dimana kita akan terus mendoakan orang tersebut dalam setiap sujud kita ? atau mungkin hanya rindu yang sebatas rindu ? lalu bagaimana jika anda belum bisa menggapai rindu itu ? dan masih butuh perjuangan untuk mencapainya ? apakah anda sedih ? apakah anda selalu terpikirkan oleh itu ?

Apakah ketika anda tidak mendapatkan jawaban yang pasti anda akan menyerah ? apakah menurut anda itu suatu hal yang sia-sia ? beribu banyak pertanyaan mungkin pernah anda tanyakan dalam pikiran dan hati anda setiap malam..

Tuhan, Izinkah aku Berharap..

Dalam surat Alquran telah banyak dijelaskan salah satunya,  surat Al-Insyiroh :

Wa ila robbika farghob, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.

Jika keyakinan adanya kehidupan lain setelah kehidupan di dunia ini terpatri, sungguh tidak akan ada ruang bagi kita untuk berhenti berharap atau berputus asa. Karena pergantian waktu senantisa memberi nasihat, bahwa harapan masih ada jika nafas dan kesadaran masih ada. Berhenti berharap, larut dalam alunan keputus-asaan, adalah sebuah dosa dan bentuk mentalitas kekufuran (QS. Yusuf: 87).

Padahal janji Allah SWT terhadap insan yang senantiasa menjaga harapan telah dinyatakan. Allah SWT berfirman:

“Berharaplah kepada-Ku, niscaya Aku perkenankan harapanmu sekalian.” (QS. Almukmin: 60). Allah SWT akan mengabulkan harapan bagi siapa saja yang berharap hanya kepada-Nya (QS. Al Baqarah: 186).

Namun ada hal lain jika Allah tidak memberikan jawaban atas harapan dan doamu saat ini, dalam surat lain disebutkan bahwa :

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu. Dan boleh jadi kamu mencintai sesuatu, padahal itu amat buruk bagimu. (Mengapa?) Allah Maha mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui.” (QS. Albaqarah: 216).

Untuk itu bagi kita, teruslah untuk ikhlas menikmati hidup, bersyukur, ihtiar dan tak berhenti untuk melantunkan doa-doa kita, jangan pernah berhenti untuk berharap dan berdoa kepada Allah tentang apa yang kita inginkan. Yakinlah, bahwa Allah selalu mendengarkan doa kita, Allah lebih tau apa yang kita rasakan daripada kita sendiri. sangat rugi jika kita tidak berdoa dan menggantungkan hidup kepada Allah, mau jadi seperti apa, sedangkan Allah yang berhak atas semua yang ada dilangit dan dibumi. Jangan berhenti berdoa.

  • Perbanyaklah dzikir “Ya muqollibal qulub tsabbit qolbi ‘alad dinika wa ‘ala tho’atika

    Artinya :
Wahai dzat yang membolak-balikkan hati, tetapkanlah hatiku atas agama-Mu dan atas ketaatan kepada-Mu.

Allah yahdifhuka, Semoga Allah senantiasa menjagamu.

Referensi Kutipan :

www.hidayatullah.com/kajian/oase-iman/read/2012/07/03/2087/kenali-cara-allah-swt-mewujudkan-harapan-kita.html

http://mamanssuparman.blogspot.co.id/2013/08/doa-dan-zikir-untuk-ketenangan.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *