Terus Berjalan.

CGK, 28 JULI 2017

Sepertinya saya kemarin tidak ada disini untuk menulis, maklum karena kemarin lagi disibukkan sama perbaikan website, ditambah lagi siang – sore hari ada meeting internal kantor. sedikit butuh istirahat akhirnya juga terlelap tidur sampai pagi dan lupa aktifitas malam.

Oh iya, adalagi yang buat saya punya aktifitas tambahan, awalnya gara-gara saya mempelajari psikologi mengenai membaca karakter orang berdasarkan golongan darah dan juga tulisan (grafologi). gara-gara itu setiap pulang kantor saya sering dapat jobs konsultasi gratis untuk rekan-rekan kantor, seru juga buat iseng. hihi

Terus berjalan, ya sedikit nasehat untuk diri sendiri, sebagai wujud tafakur. kita diberikan waktu 24 jam sehari, diwaktu yang sama untuk semua makhluk dibumi ini, coba kita pikir. ada banyak orang yang melalui waktu itu dengan sangat bermanfaat, namun ada juga yang melaluinya dengan begitu saja. mana yang lebih baik ? contohnya apa ? presiden ? boleh juga.

Kita ambil contoh pak presiden : selama 24 jam pak jokowi menghabiskan waktu dengan kemana-mana, mengusahakan agar pengambangan negara ini bisa semakin lebih baik. tentunya hal itu diperlukan pembagian waktu yang sangat bermanfaat setiap menitnya. harus kesini jam segini, jam segitu dll.

Namun disisi lain, ada juga seseorang yang menghabiskan waktu selama 24 jam itu untuk, tidur, main game, makan, tidur, nonton tv, tidur. lalu apa makna dan manfaat hidupnya ? dari case study diatas akhirnya saya membuat kesimpulan untuk diri saya sendiri begini :

Jika kita berusaha untuk perubahan dan kebaikan orang lain maka setiap waktu hidup kita akan bermanfaat, namun sebaliknya, jika kita berusaha untuk kebaikan diri sendiri maka kita akan berkutat pada masalah itu-itu saja dan masalah itu tidak lebih dari masalah pribadi kita.

Jadi yang membedakan orang seperti contoh diatas dengan orang yang biasa saja, adalah niatnya dia untuk menjalani hidup, visi misinya hidup. jika seseorang biasa ketika terkena suatu permasalahan maka dia bisa saja untuk terhenti (down / terpuruk) dan mungkin butuh hal yang bisa membuatnya semangat lagi. berbeda dengan orang yang punya visi misi hidup untuk orang banyak. ketika dia sedang down, yang dia ingat hanya satu, bahwa perjuangan saya ini ditunggu banyak orang, dan jika saya tidak melakukan ini maka akan tetap seperti itu dan tidak ada perubahan yang berarti, artinya hidup kita bukan termasuk yang bermanfaat. mau ?

Pastinya jangan sampai, untuk itu apapun yang terjadi sekarang. teruslah untuk berjalan dan maju karena apa yang sedang dilakukan bukan untuk diri sendiri, namun untuk perubahan dan kebaikan orang lain. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *