Halo, selamat sore, kali ini saya mau coba share bagaimana cara menggunakan VPS server linux centos, sebelum kearah selanjutnya, perlu kita review dulu apa itu vps.
VPS adalah sebuah server yang dibagi menjadi beberapa VM (Virtual Machines), dimana di setiap VM adalah berupa “Virtual server” yang dapat di install system operasi tersendiri. VPS terasa seperti sebuah Dedicated Server. Sehingga tidak terganggu jika ada problem pada website tetangga anda (yg dalam 1 server).
Nah, kurang lebih seperti itu, lalu apa pengertian dari Dedicated Server ? sebenarnya sama saja, hanya istilah yang sering dipakai, Dedicates server / hosting itu adalah sebuah server yang berisi web server dll yang digunakan untuk mengelola suatu server, dalam istilah dedicated server, berarti yang menggunakan server itu diberikan akses secara penuh untuk mengelola servernya sendiri, misalnya webmaster, jika dia menggunakan dedicated hosting, maka dia diberikan 1 buah server utuh untuk dikelola sendiri, instalasi tools dll. jadinya sys administrator.
VPS / Dedicated Server dengan server hosting biasa itu berbeda, bedanya adalah cara mengggunakannya. jika di shared hosting itu kita bisa mengakses cpanel, lalu bisa melihat tampilan folder, bisa upload ini itu dengan mudah, istilahnya tinggal pakai saja. berbeda dengan Dedicated server, yang mana, kita harus menginstal kebutuhan servernya, karena server yang nanti diberikan berupa server kosong, yang hanya ada akses melalui nomor IP tertentu.
hmm… bingung ya ngomongin apa ini..
Saya coba untuk lanjutkan dulu..
Fungsi dan Kegunaan VPS
Dari pemaparan yang cukup panjang diatas tentu anda sudah memiliki sedikit gambaran tentang VPS dan kegunaan atau fungsi VPS itu sendiri. Kegunaan VPS sangatlah beragam, anda bisa memanfaatkan VPS yang anda sewa untuk beraneka macam fungsi sesuai dngan kebutuhan dan keinginan anda. Namun demikian, anda harus tetap memperhatikan T.O.S dari penyedia VPS, supaya VPS anda aman dan tidak terkena suspend.
Berikut adalah beberapa fungsi dan kegunaan VPS yang biasa saya manfaatkan :
- Tunneling
- Mail Server
- Web Server
- Hosting
- Proxy
- Transmission
- Encoding
- VPN
- Forex
Sebenarnya fungsi dan kegunaan VPS bisa saja anda gantikan dengan server yang nyata, yang anda buat atau anda miliki sendiri. Hanya saja VPS memiliki kelebihan tersendiri, seperti lebih mudah dan simple, tidak perlu perawatan (karena perawatan server VPS sudah dilakukan oleh pemilik atau seller VPS), tidak perlu berlangganan data internet lagi untuk membuat server anda bisa online, tidak perlu membayar biaya listrik dan tentu saja anda tidak perlu lagi membeli perangkat keras dan lunak (hardware dan software) yang pastinya hal ini dapat menekan biaya yang harus anda keluarkan.
Cara Menggunakan VPS
Setelah anda menyewa sebuah VPS dari penyedia, maka hal pertama yang perlu anda lakukan adalah memeriksa detail VPS anda, seperti IP dan password yang mereka berikan. Selanjutnya anda catat data-data tersebut yang nantinya akan anda gunakan untuk login ke VPS anda melalui SSH client seperti putty.
Jika ternyata anda belum menyewa VPS dan membutuhkan panduan untuk menyewa VPS, silahkan anda baca postingan saya tentang cara membuat vps digitalocean atau baca juga cara mendapatkan VPS gratis digitalocean untuk anda yang ingin mendapatkan layanan VPS digitalocean secara cuma-cuma.
Beberapa pemula biasanya merasa bingung tentang cara kerja VPS, mereka biasanya menanyakan, apakah komputer atau laptopnya harus menggunakan sistem operasi linux dulu supaya bisa menggunakan VPS linux? Jawabannya adalah tidak harus menggunakan linux. Anda tetap bisa menggunakan windows atau sistem operasi lain, meskipun anda menyewa VPS dengan sistem operasi linux.
Bagaimana Caranya?
Yaitu dengan menggunakan aplikasi SSH Client yang support terhadap sistem operasi windows, seperti putty, kitty dan lain sebagainya. Nah, Berikut ini adalah panduan cara menggunakan putty untuk mengatur VPS linux anda pada sistem operasi windows :
Silahkan download terlebih dahulu aplikasinya di websitenya Putty pastikan anda terhubung dengan koneksi internet.
Buka aplikasi putty dan silahkan masukan IP VPS anda, port biarkan default 22. Klik open untuk melanjutkan,

Selanjutnya akan muncul permintaan login silahkan masukan saja root dan enter.

Setelah enter nanti akan ada permintaan password silahkan anda isikan sesuai dengan password yang dikasih pihak penyedia VPS. Password tidak akan muncul pada saat anda ketik. Jika sudah yakin benar dan lengkap silahkan enter.

Anda bisa melakukan pengaturan apapun disini, saya coba update terlebih dahulu dengan apt-get update (debian) untuk centos silahkan update dengan perintah yum update.

Demikian cara menggunakan VPS dengan aplikasi putty untuk sistem operasi windows. Selain putty, anda juga dapat menggunakan SSH Client lain seperti kitty dan sejenisnya. Jika anda menggunakan Mac OS, silahkan gunakan openSSH macOS X. Sedangkan untuk linux, anda tidak perlu menginstal aplikasi tambahan, gunakan saja terminal yang ada.
Artikel kali ini saya banyak copy pastenya dari sumbernya, untuk itu terimakasih atas informasi yang telah disampaikan disini saya juga bisa belajar lebih banyak, semoga bermanfaat 🙂
Source : www.kangerik.id/cara-menggunakan-vps/

terimakasih atas info dan penjelasannya gan, sangat bermanfaat sekali 🙂
SYa masih gagal paham peda antara dedicated server denga VPS. APakah dedicated server bisa dipecah2 menjadi beberapa VPS?
vps bisa dipecah-pecah menjadi shared gan, sedang vps dan dedicated itu sama pada dasarnya hanya penyebutannya saja.