Kusebut Ini Mesin Waktu

7 Agustus 2017

BOO, Hiruk pikuk kota terkadang membuat seseorang terus terpikir akan harus melakukan semua hal dengan cepat, termasuk secepat lalu lintas ibukota (kalau tidak macet). berkunjung ke kota ini bukan tanpa tujuan, tapi memang suatu keharusan buat saya untuk sedikit merebahkan pikiran yang mungkin terlalu cepat di kota petualang, ya kota yang terkenal dengan bandara soekarno hatta.

Tak ada yang mengerti kecuali diri kita sendiri, apa yang sebenarnya dipikirkan, apa yang sebenarnya membuat kita terlalu penat, saya berharap semua itu bukan karena kecintaan terhadap dunia, saya tidak ingin seperti itu. karena itu sama saja membunuh dirimu sendiri. wajar atau tidak jika kita hanya ingin sejenak melihat sudut pandang lain melihat, mengevaluasi apakah yang kita telah lakukan ini sudah benar apa belum. hmm..

Setelah beberapa hari yang lalu saya terbaring hanya ditempat tidur, saya tau dan disadarkan, bahwa begitu berharganya kesehatan kita, jadi jangan sampai apa yang kita kejar menghilangkan kesehatan kita sendiri. kamu juga perlu istirahat. pikiranmu, jiwamu, bathinmu, perbanyaklah beribadah dan bersyukur ya..

Muhammad Nahrowi - Coffe

Untuk itu, saya menyepatkan diri untuk berkunjung ke kota hujan, kota yang sedikit terhindar dari hiruk pikuk ibukota, saya coba menikmati secangkir kopi dengan rekan saya yang mungkin seorang puitis indie, yang setiap hari melafalkan mantra kata-katanya yang sedikit membuat perut saya mau munt*h. tapi tidak apa-apa, karena untuk menjadi filosofis indie itu memang agak susah. itu katanya barusan -_-

Okey, kembali lagi.

Saya sedikit mengingat hal-hal sederhana yang membuat saya lebih tenang, termasuk awal mula saya ada dikota hujan dan semua hal yang membuat saya merasa nyaman dikota ini. namun ketika semua hal itu sudah tidak ada, saya mungkin sedikit berfikir, saya butuh tempat yang tenang lagi, tapi dimana ? beribadah adalah salah satunya.

Kusebut ini mesin waktu, karena dengan cara seperti ini saya bisa untuk sedikit bernostalgia kembali kemasa lalu. hayah bahasa apa itu. hihi namanya juga ngeblog. entah apa yang sedang diharapkan, namun dengan cara seperti ini, saya berharap bisa lebih siap untuk bersemangat menjalani hari esok, hal ini seperti sedikit menata pikiran yang ada di otak kita yang mungkin banyak dan terpecah-pecah, tenangkalah dulu lalu buat menjadi beberapa bagian dan rapikan satu persatu. Setelah semua tertata dengan baik, harapanya kita siap untuk melanjutkan perjuangan lagi, melakukan semuanya dengan maksimal. Bukan Begitu Tuan ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *