Apakah Aku Bodoh ?

Kulihat nilai ujian sudah keluar, harapannya semoga nilainya baik semua. aku khawatir untuk melihatnya. karena ada 1 mata kuliah yang saya memang belum bisa kerjakan waktu itu, bukan karena saya malas, namun waktu itu saya benar-benar sedang mengerjakan sistem untuk skripsi sendirian. itu butuh waktu dan tenaga berpikir yang ekstra. saya juga ingat waktu h-2 sebelum ujian saya tidak tidur seharian, sampai akhirnya saya mengerjakan materi kuliah yang memang kurang saya pahami itu saya sempat pusing selama seminggu. mungkin sudah efek tidak tidur seharian penuh ditambah lagi dengan berfikir yang sangat keras itu.

Booom, kepala rasanya nut..nutan, pening habis. jalanpun sempoyongan, makanpun tidak enak, akhirnya saya memutuskan untuk pulang dari kampus setelah ujian itu dan tidur.

Namun, ketika semua itu terlalu dengan penuh kerja keras dan berdarah-darah, sayangnya…hanya nilai 1 matakuliah yang mendapatkan nilai bagus, sedangkan nilai matakuliah yang membuat saya pusing itu memporak-porandakan saya dengan memberikan nilai bodoh, seolah saya tidak pernah belajar, seolah saya hanya datang dan absen, seolah saya seperti mahasiswa yang nakal, seolah saya seperti ikut kuliah tidur dan tidak mengerjakan kuliah, lalu apa bedanya saya dengan mahasiswa yang tidak sungguh-sungguh kuliah ? sedangkan saya belajar habis-habisan untuk itu ? tapi nilai saya seperti mahasiswa yang tidak sungguh-sungguh.

ahhh. rasanya ingin teriak dan kecewa, aku tak tahu kenapa aku sebodoh ini. nilai itu seperti menghukumku, memberikan suatu cambuk bahwa saya ini memang tak pantas untuk dapat nilai baik, sedangkan saya terus berusaha belajar dengan sungguh-sungguh… entahlah, siapa yang salah.

Mungkin saya yang salah, iya mungkin.. semoga ada jalan keluarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *