Jika kamu pernah berfikir seperti ini. coba renungkan sekali lagi..

Aku mungkin tidak seberuntung kalian, bisa bekerja ditempat-tempat hebat..
karena kalian pandai, mendapatkan ipk yang bagus ketika kalian masih menjadi mahasiswa dulu.
aku mungkin mahasiswa yang tidak mendapatkan rangking dikelas, namun saya sudah berusaha..
mungkin saya waktu menjadi mahasiwa mendapatkan nilai buruk pada pelajaran ini, namun ketahuilah saya tidak suka
pelajaran itu saya sudah berusaha sebaik mungkin untuk belajar, namun tetap hasilnya buruk.
meskipun saya sedih, tapi saya punya nilai terbaik untuk pelajaran yang lainnya.

Saya yakin, setiap orang pasti sudah berusaha untuk menjadi yang terbaik dalam dirinya sendiri.
Kuluangkan 5 detik waktu saya, mencoba memejamkan mata saya, menghela nafas, dan berkata alhamdulillah..
meskipun saya tidak seberuntung orang diatas sana, tidak sehebat diatas sana, namun saya masih punya semangat untuk
terus belajar dan berusaha sebaik saya bisa, saya hanya punya itu untuk saat ini. dan berharap hidup saya berarti.

Mungkin kamu pernah mencoba menghibur dirimu sendiri.
berkata dalam hati, seolah hidupmu paling tidak berarti..
seolah hidupmu paling pantas dikasihani.

Namun katakanlah ini pada dirimu.

saya bersyukur, saya beruntung
Saya masih punya banyak kesempatan, saya masih punya semangat, saya masih bisa berusaha lebih baik, saya masih bisa
tersenyum, saya belajar kegagalan waktu itu, sekarang aku sudah punya pengalaman kegagalan.
kegagalan mengajari saya banyak hal, aku beruntung aku diajari kesalahan, karena aku sudah punya cerita yang bisa
kuceritakan dibandingkan yang lain yang belum pernah gagal.
Saya punya kesempatan lebih banyak untuk memperbaiki diri..
saya lebih punya banyak waktu untuk belajar dari gagal kemarin.
saya akan lebih bersemangat.
Tidak sedikit seseorang terpuruk dalam kegagalan, tapi tidak jarang juga seorang yang masih terus menyemangati dirinya untuk terus mencapai apa yang ingin dicapai.

Namun ketika dia gagal dipertengahan jalan, jangan berkata bahwa mereka memang tidak bisa, memang mereka tidak bisa,
mereka sudah berusaha yang terbaik sebisa mungkin, namun.. mungkin mereka bisa menjadi lebih baik jika berada pada tempat yang tepat.

Tidak mungkin seorang yang pandai melukis berlomba dengan seorang matematikawan yang pandai berhitung.
Semua, setiap orang punya kemampuan terbaik dalam dirinya sendiri, bagi orang yang gagal, mereka tidak gagal.
hanya saja mereka “Belum” menemukan apa yang menjadi potensi terbaik dari dalam dirinya. Look Inside.

Bertanya, lihat diri sendiri, apa yang membuat kita bahagia melakukan itu, apa yang membuat kita merasa berharga
jika melakukan itu, tanya lagi pada diri sendiri, apa yang membuat kita berarti dan bermanfaat jika melakukan itu.
cari terus sampai kita merasa kita nyaman melakukan itu, berarti dan bermanfaat untuk orang lain dengan apa yang kita lakukan.

Orang yang hebat bukan orang yang bisa dalam segala hal, namun orang yang hebat ialah
orang yang bisa menemukan kesederhanaan dalam dirinya dan mengucap syukur.

Kutipan dari Bapak Warent Buffet. Orang terkaya pada masanya dulu, namun sampai sekarang rumahnya hanya sederhana, hanya dengan 4 kamar. meskipun dia bisa membeli banyak perusahaan.
M Nahrowi
Cengkareng, 3 oktober 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *