Facebook, Instagram, Whatapps, Line mana yang paling unfaedah ?

Era sekarang yang sering kita sebut era teknologi, melahirkan beberapa persepsi baru tentang sudut pandang. banyak yang kita temui dari sosial media saja dia bisa dijadikan mata pencarian, kurang kreatif apa coba ?

saya mencoba melihat dari sisi lain, mungkin ini alasan saya suka mencari tahu hal yang sifatnya bisa diuji dan punya manfaat apa ? setelah dilakukan uji coba iseng kurang lebih 1 bulan, saya sedikit menyimpulkan dan mencoba membuat roadmapping penggunanaan beberapa sosial media ini, meskipun harusnya dilakukan survei namun sebenarnya ini wujud keingintahuan saya pribadi.

Dimulai dari yang mendominasi warna biru ini :

Facebook memang menjadi group sharing dan sosial media yang masih aktif sampai sekarang,
selain menjadi sosial media, tujuan pendirinya untuk sisi bisnis juga ternyata tercapai, apakah itu ? yaitu menjadikannya media iklan dengan konten yangdibuat oleh user sendiri. nah.

sekarang kita beralih ke Instagram, sejauh ini saya belum menemukan kepuasan untuk sosial media yang satu ini, pasalnya ada beberapa hal yang sifatnya bias.
saya mencoba membuat instagram untuk profil saya pribadi, setelah saya cek dll, ternyata tak jarang isinya konten yang memang kurang mendidik, memang sekarang lagi trend follower yang banyak sampai berapa m. namun sayangnya, banyaknya itu tak jarang juga fiktif, bisa dibeli, dan random. kita tidak tahu, siapa yang memfollow akun kita, teman ? saudara ? kita tidak tahu..tapi, memang segmentasinya beda. jika kita bicara bisnis bisa jadi itu peluang atau upaya
untuk meningkatkan brands biar dikira #laris / #rame. padahal, ketika kita mencoba mengukur, berapa banyak follower seharusnya sebanding dengan banyaknya like, komentar, dan juga revenue jika itu memang untuk bisnis. nah, nyatanya banyak yang fiktif dan sekedar bias.

Whatapps
Mungkin saya lebih prefer disosial media kontak yang satu ini, kenapa ? saya sering mendapatkan tawaran dari sini soalnya hehe, setelah saya tanya-tanya. kenapa lebih suka menghubungi melalui chat ini daripada sosial media lainnya ? ternyata alasannya sederhana, lebih private dan lebih terpercaya. oh, berarti inti dari semua itu, jualan, follower tidak harus k, namun yang penting orang percaya, kita jualan laku, udah itu aja.

Line.
Sejauh ini, pemakaian untuk sosial media yang satu ini sebagai sosial sharing, contact, dan juga group sharing saja. namun belum mendapati hal yang significant karena memang jarang menggunakan dan jarang ada orang menghubungi melalui sosmed ini. mungkin karena usia juga. hihihi

Namun daris emua opini yang belum dibuktikan dalam bentuk data tersebut, ada baiknya, kita memiliah dan memilih mana sosial media yang memang sesuai dengan keadaan kita, jika kita lebih sesuai atau lebih nyaman whatapps ya dimaksimalkan untuk komunikasi yang baik, jika kita lebih optimal dengan instagram ya dimaksimalkan dengan cara yang positif dan bermanfaat juga, selama itu menjadi manfaat untuk orang lain dan tidak menimbulkan hal yang negatif saya rasa tidak masalah, semoga saya juga bisa seperti itu. Amin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *