(Reminder) Wa gak delive cek koneksi, Do’a gak delive sudah cek koneksi dengan Allah ?

23 Agustus 2017,

Bismillahirrahmanirrahim…

Menulis adalah melakukan suatu aktifitas yaitu menjadikan apa yang ada dipikiran kita menjadi suatu tulisan yang bisa dibaca. pantaslah jika alqalam yang artinya pena, tulislah itu merupakan suatu cara menyimpan suatu ilmu dimana hal tersebut telah dijelaskan sejak ribuan tahun yang lalu oleh Al Qur’an. tanpa adanya tulisan, tak akan ada ilmu yang bisa dipelajari dan tidak ada pengetahuan yang bisa disampaikan dengan efektif.

Judulnya agak sentilan, untuk diri saya sendiri yang terbiasa dengan koneksi internet, kalau tidak terkoneksi saya pasti cek sambungan apakah sudah nyambung apa belum, kalau sudah nyambung tapi gak bisa la itu bermasalah. namun ini bukan mengenai sambungan internet, namun mengenai evaluasi diri. bekerja, mencari ilmu, dan apapun yang kita lakukan didunia ini adalah semata-mata untuk mencari ridho Allah. tanpa ridhonya, kita bisa apa sih ? sebagai manusia saya mengingatkan diri saya sendiri, bahwa saya bukan siapa-siapa jika tidak dibantu oleh Allah, dan memang kita harus menanamkan itu kepada diri kita. untuk apa sih kita hidup didunia ini ? untuk mencari uang sebanyak-banyaknya ? kaya, sukses, punya semuanya ?  tidak bisa dipungkiri kita juga memerlukan itu.

Namun terlapas dari situ, apakah kita sadar bahwa didunia ini hanya sebentar, apa yang bisa kamu hasilkan, kamu bawa untuk setelah hidup dari dunia ini ? harta ? pangkat ? dosa ?

Jika bisa mengingatkan, kenapa kita tidak meninggalkan sesuatu yang baik untuk orang lain, setidaknya kita bisa bekerja sambil beribadah, ketika kita nanti tidak ada didunia, maka kita juga akan meninggalkan ilmu yang bisa membantu mengingatkan orang lain, salah satunya dengan berdakwah.

Bayangkan jika satu ayat kita sampaikan, lalu banyak orang yang melihatnya, dan orang itu ingat dan bertoba, pastinya kita mendapatkan balasan yang baik oleh Allah. itulah sebenarnya yang kita harapkan untuk hidup didunia.

Terkadang, dalam aktifitas pekerjaan kita, ada email dengan orang, ada group bisnis dll, sampai asyiknya kkita ngobrol melalui group chat itu, ketika tiba-tiba pesan kita tidak masuk, kita panik, lhoh kok gak masuk ya chatnya, coba cek koneksi. segitu asyiknya kita dengan kehidupan dunia, sampai waktu 24 jam yang kita punyai habis hanya untuk dunia saja. pernah gak kita berpikir, 24 jam ya.  habis untuk kesana kesini, ngurusin kantor, ngurusin kuliah, ngurusin nyari tambahan uang, ngurusin sama teman, ini itu apalah, sampai kita lupa apa tujuan kita hidup didunia.

“Jika kita terhubung (ingat selalu) dengan Allah, Allah akan meluruskan semua perjalanan kita.”

Jika kita sempat ngecek koneksi wa yang tiba-tiba gak deliv dengan cepat, pernahkah gak kita coba ngecek apakah koneksi kita dengan Sang Maha Pencipta sudah deliv ? #renungkan sejenak

Wassalam 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *