Alat Komunikasi Tercanggih (Prosa)

Semilir angin pagi memberitahu bahwa sudah seharusnya saya masuk kerumah, bukannya duduk diteras untuk menulis. namun sepi disini memberikan ruang pemikiran dan inspirasi yang luas, sayang jika tidak digunakan untuk menulis ataupun melakukan sesuatu.

Ketika kita berfikir bagaimana cara terbaik untuk bisa selalu ada dan berkomunikasi dengan orang yang kamu sayangi, mungkin kita akan berfikit itu bisa menggunakan alat komunikasi seperti handphone, sosial media, telegram, surat atau apalah itu. semua itu adalah sarana untuk mempermudah komunikasi untuk seseorang yang ingin kamu temui atau kau tanyakan kabarnya.

lalu, bagaimana jika yang kau tanyakan kabar itu tidak kau ketahui keberadaannya ? jangankan menulis surat, berkomunikasi aja kau tidak bisa, bukan karena tak ada pulsa, namun karena berbeda.

Untung saja, kita masih punya iman, kulihat, kubaca dan kupelajari, apa itu iman, disitulah kita bisa mendapatkan jawaban, iman merupakan keyakinan akan sesuatu yang ada didunia ini bisa dimungkinkah oleh Allah, ketika kita punya hal yang kita tidak mampu untuk mengangkatnya, Allah punya jawaban, cukup mohon kepada Allah, maka Dialah yang akan memberikan jawaban terbaik.

Allah, memberikan kita 1 alat yang tercanggih, untuk bisa melakukan apapun yang kita inginkan, namun terkadang kita sering tidak menggunakan. terkadang kita melupakannya, karena mungkin kita sudah merasa mempunyai alat yang lebih canggih, namun jika semua itu hilang, tak ada lagi alat tercanggih yang bisa kita miliki, kecuali Do’a.

Hanya itu yang kita punya, satu-satunya alat untuk berkomunikasi dengan Allah, dengan langit untuk memohon apa yang kita inginkan, apa yang kita keluhkan, apa yang kita rasakan, dengan Doa, kita bisa terus berkomunikasi dengan orang yang kita sayangi, kita selalu bisa mendoakan dia setiap saat, tanpa takut mengganggunya, dengan doa dia yang akan berjalan, melewati arsy Allah dan menyampaikan doa itu melalui mimpi, Doa yang akan menceritakan apa yang sedang kita rasakan, dan Allah yang akan meridhoi jika itu memang terbaik untuk kita.

 

Bogor, 15 Oktober 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *