Inspirasi dari Ciputra Artpreneur dan Kenapa Saya Dilahirkan ?

30 Oktober 2017, Mungkin waktu saat saya menulis ini sekilas sama seperti tulisan yang kemarin, namun tidak untuk saya pribadi. karena hari ini adalah hari dimana aku terlahir didunia, hari dimana aku diizinkan Tuhan untuk menjadi seseorang dan itu harus saya jaga dengan sebaik mungkin. baru bisa menyalakan handphone malam ini, rasanya terharu masih ada yang ingat dengan ulang tahun saya, rekan-rekan bascamp32 yang ada dibogor, satu demi satu memberikan ucapan selamat ulang tahun meskipun melalui rekaman dan berbagai foto. memang minggu ini saya tidak kesana karena memang harus menghadiri event google di artpreneur karena memang hal itu saya perlukan saat ini dan juga ada kesempatan.

Baiklah, karena memang ini momentum yang biasa saya lakukan yaitu evaluasi diri, berdoa dan sedikit merenung tidak ada salahnya, mungkin saya akan bicara mengenai kisah cinta. di usia yang sekarang ini, usia yang sudah kebanyakan orang didesa menikah, namun belum untuk saya, entah apa yang saya cari terkadang saya sering kesal sendiri, ask why ? namun saya punya alasan yang cukup kuat kenapa saya masih disini, yaitu saya masih belum menyelesaikan kuliah saya, sebentar lagi dan perkiraan target 2 minggu akan sidang skripsi. Amin semoga dimudahkan.

Banyak juga seorang anak muda seusia saya yang sudah berkeluarga, sedangkan saya masih sibuk dengan mencoba untuk berkarya meskipun belum berhasil, kadang saya berfikir sampai kapan saya akan mencoba kegagalan ini ? namun hati kecil saya berfikir, saya punya alasan yang kuat melakukan ini, yaitu ingin menjadi orang yang tidak biasa dan bisa memberikan manfaat untuk orang lain terutama bisa jadi inspirasi baik untuk orang lain..

Disela-sela perjalanan rasanya banyak sekali yang saya temui, hal yang membuat saya menyerah, lelah dan hal terkadang membuat saya merasa, sudah cukup saya ingin jadi orang biasa saja. namun sepertinya Tuhan punya rencana lain seperti doa yang telah saya sampaikan dulu, mungkin ini adalah proses menuai doa yang saya sampaikan dulu dan inilah prosesnya, kenapa enggak dilakukan ? rasa itu selalu ada dalam hati.

Kegagalan demi kegagalan, satu demi satu, rasanya menggores hati, sedih ? sudah terlalu sedih, sehingga jutaan sedih itu membentuk suatu semangat untuk balas dendam dengan cara menjadikan diri lebih baik, tak ada cara lain selain itu, memang ada ? rasanya ingin balas dendam terhadap rasa sakit, kecewa, lelah dan semua hal yang menyakitkan yang dialami dalam hati, namun jika mengeluh dan sedih, apa gunanya ? waktu juga akan terus berjalan, jarum jam juga akan terus berputar, mau balas dendam lalu kesiapa ? tetap tidak ada cara terbaik kecuali membuat diri menjadi lebih baik dan lebih baik setiap harinya.

Mungkin inilah cara Tuhan menjadikan saya bermental baja yang memang dulu terselip dalam doa, yaitu ingin jadi seorang yang tidak biasa, inspiratif dan jadi technopreneur, ya mungkin inilah jalannya, berliku, tajam dan harus punya prinsip yang kuat agar bisa terus maju. mungkin jika menerima saja dan tidak muluk-muluk, sebenarnya sudah cukup, namun ? untuk apa saya dilahirkan jika hanya seperti itu ? untuk apa cerita saya penuh dengan perjuangan jika akhirnya juga sama sama dengan orang yang tidak mengalami hal seperti itu, apa yang bisa membuat orang lain terinspirasi dengan adanya kita ? tentunya itu suatu hal yang tidak semua orang mau melakukan, karena tentunya pasti ada usaha lebih untuk melakukan itu.

Sehubungan dengan itu, Tuhan mungkin memberikan saya gambaran dan kisah inspiratif ditempat saya tadi seminar, tepatnya saya mengikuti seminat google launchpad accelerator, saya masuk ke Ciputra Artpreneur, saya merasa kagum dengan arsitektunya dan semua hal yang dihias dengan kesan “MAHAL” . aku kagum bukan dengan kemewahannya, namun aku ingin tahu siapa orang dibalik ini, siapa nama Ciputra ini ? dia bisa seperti ini, bagaimana dulu kisah perjalanan hidupnya, apakah sulit ? apakah sudah kaya ? apakah berilmu ? atau entah saya ingin mencari tahu bagaimana jalan cerita orang dibalik kemegahan gedung ini sehingga bisa sampai seperti ini, saya yakin pasti ada hal yang bisa dipelajari dan menjadi inspirasi untuk saya pribadi.

Selain itu, sebelum masuk ada mobil mercedez benz yang terpajang didepan mall gaya seniman itu, rasanya mobil seharga 1 m lebih itu terpajang hanya untuk dipanasi matahari seolah mudah sekali belil mobil yang saya pikir mahal untuk kantong saya yang masih seperti ini. saya berpikir dan bertanya dalam hati, lalu siapa yang biasanya beli mobil seperti ini ? untuk kalangan seperti apa ? pekerjaanya apa ? bagaimana dia bisa seperti itu. sekolahnya bagaimana, kuliahnya bagaimana ? sehingga saya bisa mempelajari bagaimana mereka bisa membeli minimal mobil seeperti itu. memang bukan mobilnya yang saya garis bawahi, namun lebih ke bagaimana seseorang bisa memperoleh fase finansial yang dibilang diatas menengah atas, apakah dia karyawan, atau pejabat atauka pengusaha, yang bisa seperti itu.

Ketika sudah tahu, listnya atau daftar orang yang bisa membeli atau bisa seperti itu, barulah kita bisa mempelajari dan memilih, apakah kita mampu dan mau seperti itu ? disebelah saya ada list harga mobil mercedez benz seharga diatas 500 jt, disana rasanya seperti beli gorengan saja, karena sepertinya nampak murah begitu saja.

Setelah saya coba pelajari dan kombinasikan, saya sedikit menemukan kesimpulan hasil evaluasi diri saya sendiri diwaktu kelahiran saya ini. apakah itu ?

Ir Ciputra, dulunya adalah mahasiswa ITB jurusan arsitektur, yang mana selama kuliah juga mengerjakan project arsitektur dll. setelah lulus sarjana barulah beliau mendirikan perusahaan dan berfokus mengembangka bisnis properti dibidang arsitektur dan consultant. dari situlah bermula perjalanan seorang enterpreneur yang inspiratif tersebut, rasanya ketika melihat fotonya, saya melihat bahwa beliau adalah sosok yang rendah hati dan biasa. ada aura yang menunjukkan kebaikan, kepercayaan yang tersirat dari wajahnya. ternyata itulah pengusaha, berpegang dengan kepercayaan dan kejujuran, bukankah itu diajarkan pada agama kita, dan nabi kita ? yaitu berdagang..

Hal itulah yang menjadikan sedikit kesimpulan saya, bahwa di usia yang sekarang ini harus sudah menentukan mau jadi apa ? dengan segala resiko yang akan diterima, semua resiko bukan judi / gambling. namun semua resiko itu sudah kita ukur sebelumnya baik pada kemampuan diri kita ataupun yang lainnya. itu saran dari beliau, bahwa jangan dikira enterpreneur itu identik dengan gambling, resiko tinggi dan ketidakpastian, jauh sebelum itu semuanya sudah diukur sesuai kapasitasya.

Setahun yang lalu saya punya target yang harus saya selesaikan sebelum tahun 2018. dan ternyata Tuhan memberikan saya jalan untuk bisa mencapai target itu, saya menuliskannya dalam 3 buah kertas, harapannya adalah agar kita selalu mengingatnya. ketika semua tertulis dengan jelas, saat itulah kita mulai memotivasi diri kita sendiri untuk bisa mencapai itu, dan ternyata benar, ketika kita selalu melihat target itu setiap hari, kita akan terus berusaha untuk mewujudkannya.

Hasilnya ? Alhamdulillah, dari awalnya cuma imajinasi / mimpi satu demi satu sudah bisa di ceklist, artinya apa ? satu demi satu impiannya tercapai. Alhamdulillah..

So, jika nanti semua target sudah terpenuhi, jangan lupa untuk menuliskan target yang lainnya dan jangan takut untuk punya mimpi besar, selama kita mau berusaha, selama kita punya kemauan, dan terus berdoa kita bisa.

ada satu kalimat yang sengaja saya buat sendiri, itu untuk memotivasi saya pribadi tentang mimpi :

Dari sebuah mimpi yang kau perjuangkan dan kau pintakan restu dari Tuhan,

Mimpimu, takkan berlari…

  • M. Nahrowi

CGK, Senin, 30 Oktober 2017

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *